SPBU
No.14.212.238 JALINSUM DESA SUMBER PADI kEC.LIMAPULUH DISINYALIR TIDAK SEHAT
Batubara,Sumatera
Utara
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum
No.14.212.238 Jalinsum Desa Sumber Padi Kec.Limapuluh Kab.Batubara dinilai
konsumen tidak sehat.
Hal
tersebut dapat dilihat secara nyata Minggu(12/2) oleh kru
terbitonline.blogspot.com yang hendak ke Water Close didapati air dibak kosong
dan sisa air seni yang tidak disiram.
Pandangan lainnya tidak tersedia
stok BBM solar dan bensin.
Uniknya
disekitar galon tersebut bermunculan pengecer literan.
Ketika beberapa konsumen lokal
dikonfirmasi pada umumnya mereka menjawab "di SPBU ini kayaknya kurang
pasokan minyak".
Dipihak lain SATGASRINGMIGAS SUMUT
inisial "M"yang kebetulan melintas dilokasi Galon dikonfirmasi Kru Media
Online ini menjelaskan"jikalau stok minyak yang kurang memenuhi permintaan
pasar,itu urusan dalam Pertamina dan Agennya,namun kalau Water Closenya yang
kurang sehat tentunya UKLnya perlu ditinjau kembali"katanya.
Dilanjutkannya "karena ini
barang subsidi,setiap orang yang peduli boleh mengawasi distribusinya,yang
dikhawatirkan bila terjadi spekulasi yang bukan rahasia umum lagi dan kerap
terlihat pengisian jeregen berdalih surat keterangan kepala desa lalu diisi
oleh petugas SPBU,tentunya timbul biaya tak terduga untuk petugas pengisian
diduga mendapat tambahan alias nilai lebih".
Pemkab.Batubara harusnya lebih
proaktif menelusuri tentang izin bagi pedagang eceran bensin dan solar tersebut
disamping menambah Pendapatan Asli Daerah dan memungkinkan menjaga resiko
kebakaran,itu tanggung jawab siapa,tanyanya.
Diminta kepada Pertamina dan
Hiswanamigas untuk benar-benar menegakkan peraturannya,sebagai salah satu Izin
Prinsipnya.(@&).
FPI
(Front Pembela Islam) KAB.BATUBARA EDARKAN SELEBARAN LARANGAN BAGI MUSLIM
MERAYAKAN HARI VALENTINE(HARAM HUKUMNYA)
Batubara,Sumatera
Utara
Salah seorang aktivis FPI
Kab.Batubara Iwan kepada terbitonline.blogspot.com membenarkan kru ini
mengambil foto dan mengekspose isi selebaran.Minggu(12/2)di Simpang Empat Kota
Limapuluh.
Berikut isi selebaran tersebut;
Menurut Ketua Umum MP3 BAJAYA (Massa
Penggerak Penegak Pembangunan Batubara Sejahtera Berjaya) Kab.Batubara tentang
selebaran dikatakannya,hanya berlaku untuk Muslim.Lanjut Dahwir yang dilakukan
FBI saya rasa banyak benarnya,sebab Even yang sudah mendunia itu (Valentine's
Day) adalah modus latin alias selular berkedok kasih -sayang mendewakan cinta
sepasang ummat manusia semata,bagi muslim cinta sejatinya kepada
"ALLAH".Namun saya saran kepada kita semua untuk tidak mendoktrin
penganut agama lain(Kafir:Ingkar-Red),maaf mungkin oknum Romawi Kuno juga ingin
merusak Kesakralan Kristiani yang banyak dianut kaum Nasrani yang juga percaya
pada ALLAH melalui tokoh idolanya Jesus Kristus yang menurut banyak faham tidak
lain adalah nabi Isa,as,,saya lebih cendrung mengajak semua manusia berbuat
kebaikan hingga menemukan kebenaran yang sesungguhnya dalam menempuh kehidupan
dunia dan akhirat, terjaga hubungan sesama manusia dan mendapat tempat yang
disediakan ALLAH,sekali lagi saya salut dengan FBI yang terus membela hak-hak
Muslim dalam era globalisasi yang mungkin pekerjaan syetan merasuki jiwa orang
yang mengaku beragama yang sebenarnya bertopengkan agama,BARAKALLAHU FIHA,katanya.(@&).
MENJELANG PILKADA BUPATI BATUBARA 2013,ISU BAKAL CALON BUPATI HANGAT DIPERBINCANGKAN PUBLIK
Batubara,Sumatera
Utara
Menjelang Pilkada Bupati Batubara
2013 mendatang isu Balon Bupati hangat diperbincangkan publik baik
dirumah-rumah warga,perkumpulan sosial kemasyarakatan sampai pemerhati sosial di
Kabupaten Batubara.
Hal tersebut tidak dapat dipungkiri
dengan munculnya Kalender bernafaskan kultus seseorang figur dan kegiatan rutin
yang menyebar kepelosok bahkan terpencil sekalipun diduga mulai digarap
simpatinya untuk mendapatkan suara dari rakyat pada puncak pemilihan
mendatang,sebaliknya ada pula isu tokoh yang muncul saat ini untuk garapan
"TS PILGUBSU"pula.
"Inilah seni politik serupa
tapi tak sama dengan seni bercinta,indah menyakitkan dan menyakitkan tapi
indah,tak jarang hartapun dipertaruhkan untuk itu"kata Wakil Ketua MP3
BAJAYA bidang Humas V.Tampubolon,Spd
minggu (12/2) di Limapuluh.
Menurut Analisa Sementara pantauan
kru terbitonline.blogspot.com dilapangan sudah terdenting isu Balaon
diantaranya "AZ","ZK","ZH","KS"
setidaknya sudah ada belasan Balon lainnya.
Ditempat terpisah Wakil Pemimpin Umum TERBIT ONLINE GROUP
CORPORATIAN MEDIA CETAK/ELEKTRONIK/ONLINE Agus Salim,SE yang juga Pemred media
ini telah memberikan sinyal untuk membuka peluang bagi Balon untuk menyampaikan
Visi-misinya kepada publik dan dalam waktu dekat akan mengadakan jajak
suara "DIALOG ONLINE INTERAKTIF
ANTARA BALON DENGAN PUBLIK " melalui media ini yang akan disebarkan pada
Twiter serta Face Book maupun email.
"Kami
melihat para pengunjung di Blog terbitonline sejak berdiri tahun 2012 pada
bulan kedua sudah terjadi sekira 900 kali dibuka publik dan kami tetap akan
TERDEPAN SAJIKAN KEBUTUHAN PUBLIK ATAS INFORMASI"katanya.
Pemimpin Perusahaan Rusniwarti pada
kesempatan ini mengharapkan masyarakat menjadikan media ini sebagai referensi
terpercaya di Kab.Batubara dan dicintai publik pada umumnya."Walau kita
didaerah terpencil tetapi tidak harus dikucilkan atau terkucil kita sepakat
bahwa rakyat tidak bodoh,rakyat tidak lapar, rakyat tidak sakit tapi rakyat sejahtera
selanjutnya jaya lestari,OK (Baca Oke)".paparnya.
Pemerhati sosial D.Munthe menanggapi
isu tersebut mengungkapkan "sepertinya rakyat muak dengan profil seseorang
saja dikalenderkan tetapi memberi masukan bagaimana menghidupkan ekonomi
rakyat,menurunkan tim yang mampu mengelola sumber daya alam dan melatih skil
dan ilmu terapan bagi masyarakat Batubara, ini jarang sekali dilakukan,kita
butuh pelopor pembangunan dan Pemimpin yang baik,next time ".
Ditambahkannya memperkenalkan diri
benar bagi orang yang baru datang,menunjukkan karya dan bhakti jua yang
diharapkan masyarakat dan lekat dihati masyarakat,selaku warga kami
mengharapkan munculnya pemerintahan yang menjadikan sita-cita rakyat adalah
tujuan yang dilaksanakan secara murni dan konsekwen,tutupnya.(@&)
.jpg)
.jpg)
.jpg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar